Selasa, 09 Juni 2015
Jimi Hendrix
Sejarah dan Latar Belakang
Lahir pada 27 November 1942. Diduga namanya diubah oleh ayahnya dari Johnny Allen Hendrix menjadi James Marshall Hendrix. Dipandang terutama sebagai pemain rock, tetapi latar belakang, teknik, dan pilihan – pilihan nadanya tipikal blues. Terpengaruh antara lain oleh BB King dan Muddy Waters. Pernah bekerja dengan berbagai tokoh soul/R&B termasuk Little Richard, Curtis Knights, Ike Turner, sampai ia ‘ditemukan’ oleh pemain bas Animals, Chas Chandler yang membawanya ke Inggris. ‘Jimi Hendrix Experience’ dibentuk pada tahun 1966 dengan Noel Redding sebagai pemain bass dan Mitch Mitchell sebagai drummer. Hit awalnya akhirnya membawanya ke para pendengar Amerika. Pertunjukan live yang patut dicatat di antaranya Monterey Pop Festifal, Woodstock, dan Isle of Wight Festifal (dua pertunjukan terakhir terjadi setelah Redding mengundurkan diri pada 1969). Meninggal saat tidur, tercekik oleh muntahannya sendiri pada tanggal 18 September 1970.
Gaya Permainan
Sensasional adalah kata yang paling pas. Bending gila – gilan, tukikan whammy bar, feedback terkontrol (dan yang tidak terkontrok), semuanya dimainkan pada volume yang amat sanagt keras. Komposisinya yang lebih tenang menonjolkan nada – nada lembut dengan menggunakan hammer-on, dan dinamika distorsi yang diatur oleh petikan pick. Hampir selalu menngunakan tangga nada minor pentatonic, namun solo dan riff-nya yang juga menonjolkan tangga nada mator pentatonic, Mixolydian, dan natural minor.
Teknik yang Bisa Dicuri
Teknik penuh aksi yang bisa menghibur penonton mana pun (misalnya, memainkan gitar di belakang kepalamu, membakar gitar, perilaku tak senonoh dengan whammy bar, dan lain – lain) dianngap asusila oleh kebanyakan penggemarnya, jadi berhati – hatilah menggunakannya. Tapi jurus – jurus teknis apa pun siap dimanfaatkan. Coba mainkan trill sambil menggerakkan whammy bar, gerakkan wah – wah sambil memainkan lick solo yang cepat; matikan akord yang ‘tak bertitinada’ sebagai efek perkusif.
Peralatan
Biasanya memainkan Strat yang dipakai secara kidal dan digantung terbalik, melalui ampli Marshall. Dia juga menggunakan berbagai stompbox yang dimodifikasi oleh empu efek Inggris, Roger Mayer.
Pencapaian spiritualnya terhadap gitar telah menginspirasi banyak musisi,..bukan hanya gitaris, bahkan seorang Miles Davis terinspirasi dari beliau. Jimi Hendrix bisa menghubungkan semua orang dalam musik, penggemar Black Sabbath, Grateful Dead, hingga Hanson (kutipan dari John Mayer). Eksplorasi luar biasa nya terhadap musik menjadi cetak biru gitaris2 generasi berikutnya hingga sekarang.
SUMBER
Jim Morrison
Merupakan symbol dari Kebebasan dan pemberontakan. Vokalis The Doors itu berhasil menggabungkan antara musik, puisi, drama, dan theatrical stage persona. Bahkan sejak kematian misteriusnya pada tahun 1971, dia masih saja menjadi objek pembahasan yang tak pernah habis diperbincangkan. Begitu pula di Indonesia.
Biografi paling komprehensif mengenai Jim Morrison adalah No One Here Gets Out Alive: The Bestselling Biography of Jim Morrison yang ditulis oleh Jerry Hopkins dan Danny Sugerman. Di Indonesia, buku yang aslinya diterbitkan pada tahun 1980 ini dialihbahasakan menjadi No One Here Gets Out Alive: Biografi Terlaris Jim Morrison.
Biografi ini merupakan sebuah gambaran yang utuh mengenai Jim Morrison sebagai manusia, tidak melulu bercerita tentang kehidupan Jim sebagai vokalis band psychedelic legendaris, The Doors. Buku ini memotret tahap-tahap perubahan dalam kehidupan Jim yang terlahir dengan nama James Douglas Morrison. Termasuk masa kecilnya di Albuquerque, masa remaja yang dihabiskannya dengan berpindah-pindah tempat tinggal, kehidupannya sebagai mahasiswa eksentrik nan pemalu di UCLA, gemerlap hidup sebagai rockstar bersama grup bandnya, hingga saat kematiannya di Paris.
Pada umur 4 tahun, Jim yang berayahkan Steve Morrison, seorang admiral Angkatan Laut Amerika, dan beribukan Clara Clarke, mengalami kejadian paling penting dalam hidupnya: merasakan ketakutan untuk yang pertama kalinya. Kala itu rombongan keluarga Jim sedang berkendara melewati gurun pasir di New Mexico. Mereka bertemu dengan rombongan Indian Pueblo yang mengalami kecelakaan dan sekarat. Jim menangis tersedu sembari meratap Aku ingin menolong... Mereka akan mati.... Ketika Jim beranjak dewasa, dia selalu berkata bahwa roh seorang Indian tua telah merasuki tubuhnya . Pengalaman mistis ini lantas dijadikan puisi berjudul Dawns Highway yang ada pada album solonya, An American Prayer.
Jim tumbuh menjadi remaja yang seperti memiliki kepribadian ganda. Di satu sisi, dia merupakan seorang anak yang cerdas, mempunyai daya tarik, serta berperilaku santun. Tapi di satu sisi lain, dia bisa membuat orang lain terperanjat dan ketakutan karena gaya bahasa yang tidak sopan dan sering bertingkah kasar, terutama pada adik lelakinya . Jim juga mulai menarik diri dari lingkungan sosial, mulai membaca buku dengan rakus terutama karya Nietzsche, William Blake dan Jean Paul Sartre, serta berperilaku tidak semestinya. Ternyata ini merupakan bentuk defense mechanism dari kebiasaan keluarga Jim yang hidup berpindah-pindah tempat tinggal dikarenakan tempat tugas ayahnya yang juga sering berpindah tempat .
Pada tahun 1964, di umurnya yang ke 21, Jim mulai berkuliah di UCLA mengambil jurusan Sinematografi. Di fakultasnya, terdapat beberapa sutradara papan atas termasuk Stanley Kramer dan Josef Von Sternberg. Sedangkan sutradara legendaris Francis Ford Coppola merupakan teman satu angkatan Jim disana . Di UCLA pula, Jim berteman dengan Ray Manzarek, seorang sarjana ekonomi yang juga mantan pemain piano di Angkatan Darat yang keluar dari kesatuannya dengan cara berbohong kalau dia adalah seorang gay. Jim dan Ray lantas sepakat membuat sebuah band rock. Band ini dinamakan The Doors, yang diinspirasi oleh penggalan kalimat dalam puisi William Blake, The Marriage of Heaven and Hell, If the doors of perception were cleansed, everything would appear to man as it truly is, infinite.
Bersama The Doors, Jim telah merekam 6 album studio, 4 buah buku puisi, dan 1 album solo berjudul An American Prayer yang dirilis pada tahun 1978, 7 tahun setelah Jim meninggal secara misterius di Paris. Jim dikatakan mengalami gagal jantung dan meninggal pada umur 27, sama seperti umur kematian rombongan sirkus rockstar terkenal seperti Jimi Hendrix, Janis Joplin, dan Brian Jones. Jenazahnya dikuburkan di Pere La Chaise Paris, pemakaman yang juga tempat dikuburnya beberapa pesohor seperti Edith Piaf, Oscar Wilde, dan Chopin. Bahkan setelah Jim dikubur pun, masih banyak orang yang tak percaya kalau vokalis flamboyan ini telah meninggal. Banyak fansnya yang percaya kalau Jim tidak meninggal, melainkan kabur dari hingar bingar pers dan hidup di Afrika.
Setelah hampir 39 tahun semenjak kematiannya, Jim Morrison masih saja hidup. Dia ada pada kaos-kaos, stiker, dan juga poster. Dia menjadi simbol dari kebebasan dan pemberontakan. Benar kata Ray Manzarek yang pernah berkata, Setiap anak muda pada generasi apapun yang sedang mencari kebebasan, pasti akan menemukan The Doors di dalamnya, dan juga Jim Morrison.
Suatu ketika Jim pernah berkata Each generation wants new symbols, new people, new names. They want to divorce themselves from their predecessors. Tiap generasi menginginkan simbol baru, orang baru, nama baru. Mereka ingin melepaskan diri dari para pendahulunya. Dan ya, mengingat Jim masih saja hidup hingga sekarang, dia akan menjadi simbol baru itu. Simbol dari sesuatu bernama kebebasan, dan juga pemberontakan.
Psychedelic Rock
The Beatles memperkenalkan banyak unsur-unsur utama dari suara psychedelic untuk penonton mainstream di pertengahan 1960-an, dengan "I Feel Fine" (1964) dengan menggunakan feedback gitar, pada akhir tahun 1965 album Rubber Soul memulai penggunaan sitar pada "Norwegian Wood", mereka mengerjakan "backmasking" pada 1966, single B-side "Rain" dan lagu lain yang muncul di album Revolver mereka akhir tahun itu. Namun, penggunaan pertama dari psychedelic rock istilah umumnya dikaitkan dengan Austin, Elevator 13th Floor dari Texas, yang pada awal tour akan menginspirasi scene di San Francisco. The Byrds cepat berkembang dengan murni folk rock pada tahun 1966 dengan single mereka "Eight Miles High", secara luas dianggap sebagai acuan untuk penggunaan narkoba.
Di Inggris bisa dibilang band paling berpengaruh dalam genre adalah The Yardbirds, dengan Jeff Beck sebagai gitaris mereka, semakin berpindah ke wilayah psychedelic, dengan tempo yang semakin cepat menambahkan improvisasi "rave up", Gregorian chant dan pengaruh musik dunia untuk lagu termasuk "Still I'm Sad" (1965) dan "Over Under Sideways Down" (1966). "Happenings Ten Years Time Ago" mereka adalah salah satu single rock pertama psychedelic. Dari 1966, scene underground di Inggris yang berbasis di London Utara, didukung pemain baru termasuk Pink Floyd, Traffic dan Soft Machine. Pada tahun yang sama melihat debut band blues rock Cream dan The Jimi Hendrix Experience, yang memperpanjang efek gitar yang bernuansa heavy menjadi fitur kunci dari psychedelia.
Psychedelic rock mencapai puncaknya pada tahun-tahun terakhir dekade. 1.967 melihat Beatles merilis pernyataan definitif psychedelic mereka di Sgt. Pepper`s Lonely Hearts Club Band, termasuk track kontroversial "Lucy in the Sky Whit Diamonds" dan Rolling Stones pada akhir tahun itu dengan 'Their Satanic Majesties Request'. Pink Floyd menghasilkan karya terbaik psychedelic mereka, The Piper at the Gates of Dawn. Di Amerika, The Summer of Love itu didahului oleh Human Be-In dan mencapai puncaknya di Monterey Pop Festival, yang terakhir membantu membuat bintang besar Amerika Jimi Hendrix dan The Who, dengan single "I Can See for Miles" menggali ke wilayah psychedelic. Termasuk Jefferson Airplane's Surrealistic Pillow and The Doors' Strange Days. Kecenderungan ini mencapai klimaks pada Woodstock festival (1969), dengan pertunjukan oleh sebagian besar artis psychedelic, termasuk Jimi Hendrix, Janis Joplin dan Santana.
SUMBER
Di Inggris bisa dibilang band paling berpengaruh dalam genre adalah The Yardbirds, dengan Jeff Beck sebagai gitaris mereka, semakin berpindah ke wilayah psychedelic, dengan tempo yang semakin cepat menambahkan improvisasi "rave up", Gregorian chant dan pengaruh musik dunia untuk lagu termasuk "Still I'm Sad" (1965) dan "Over Under Sideways Down" (1966). "Happenings Ten Years Time Ago" mereka adalah salah satu single rock pertama psychedelic. Dari 1966, scene underground di Inggris yang berbasis di London Utara, didukung pemain baru termasuk Pink Floyd, Traffic dan Soft Machine. Pada tahun yang sama melihat debut band blues rock Cream dan The Jimi Hendrix Experience, yang memperpanjang efek gitar yang bernuansa heavy menjadi fitur kunci dari psychedelia.
Psychedelic rock mencapai puncaknya pada tahun-tahun terakhir dekade. 1.967 melihat Beatles merilis pernyataan definitif psychedelic mereka di Sgt. Pepper`s Lonely Hearts Club Band, termasuk track kontroversial "Lucy in the Sky Whit Diamonds" dan Rolling Stones pada akhir tahun itu dengan 'Their Satanic Majesties Request'. Pink Floyd menghasilkan karya terbaik psychedelic mereka, The Piper at the Gates of Dawn. Di Amerika, The Summer of Love itu didahului oleh Human Be-In dan mencapai puncaknya di Monterey Pop Festival, yang terakhir membantu membuat bintang besar Amerika Jimi Hendrix dan The Who, dengan single "I Can See for Miles" menggali ke wilayah psychedelic. Termasuk Jefferson Airplane's Surrealistic Pillow and The Doors' Strange Days. Kecenderungan ini mencapai klimaks pada Woodstock festival (1969), dengan pertunjukan oleh sebagian besar artis psychedelic, termasuk Jimi Hendrix, Janis Joplin dan Santana.
SUMBER
Psychedelic Music
sychedelic musik (berasal dari kata Yunani Kuno: pikiran, jiwa, nafas, semangat) mencakup berbagai gaya musik populer dan genre yang terinspirasi oleh atau dipengaruhi oleh budaya psychedelic yang mencoba untuk meniru dan meningkatkan pikiran dalam pengaruh psychedelic drugs. Ini muncul selama pertengahan 1960-an di kalangan folk rock dan band blues rock di Amerika Serikat dan Inggris. Ini sering digunakan teknik rekaman baru dan efek dan menarik sumber non-western seperti ragas dan drone dari Indian music, lalu menyebar menjadi psychedelic folk, psychedelic rock, pop psychedelic dan psychedelic soul pada tahun 1960 sebelum menurun pada awal tahun 1970. Ini membantu menciptakan banyak genre musik baru termasuk rock progresif, musik kosmische, synth rock, rock jazz, heavy metal, glam rock, funk, elektro dan bubblegum pop. Itu dihidupkan kembali dalam bentuk neopsychedelia dari 1980-an dan kembali muncul dalam musik elektronik di genre termasuk acid house, musik trance dan new rave
Musik Psychedelic sering berisi beberapa fitur seperti:
- Instrumentasi yang eksotik, dengan kesukaan tertentu menggunakan instrumen sitar dan tabla
- Struktur lagu yang lebih kompleks, kunci nada dan perubahan waktunya, modal melodies dan drones
- Berlirik surealis, aneh, esoterik atau sastra-terinspirasi karya satra
- Penekanan kuat pada solo instrumen atau jams tekhnik individual
- Pada gitar listrik, sering menggunakan feedback, wah wah dan fuzzboxes
- Permainan yang kuat oleh keyboard, terutama organ, harpsichord, atau Mellotron (awal rekaman-driven 'sampler'
- Efek studio yang sangat rumit, seperti backwards tapes, panning, phasing, long delay loops, dan extreme reverb
- Instrumen elektronik primitif seperti synthesizer dan Theremin ini
- Lalu bentuk elektronik psychedelia yang menggunakan komputer yang menghasilkan ketukan yang berulang-ulang
SUMBER
Black Sabbath
Black Sabbath adalah band heavy metal Inggris, yang semula
terdiri dari John Michael "Ozzy" Osbourne (vokal), Tony Iommi
(gitar), Terence "Geezer" Butler (bass), dan Bill Ward (drum). Mereka
dikutip oleh banyak orang sebagai pertama band heavy metal.
Black Sabbath dibentuk di Birmingham, Inggris pada tahun
1966 di bawah nama Polka Tulk Blues Band (segera disingkat menjadi "Polka
Tulk"), dan kemudian Bumi. Awalnya sebuah band rock blues-, Bumi bergerak
dalam arah yang lebih gelap ketika Geezer Butler, penggemar novel-novel sihir
hitam dari Dennis Wheatley, menulis sebuah lagu bertema okultisme berjudul
"Black Sabbath" (nama lagu ini tampaknya diilhami oleh Boris tahun
1963 Karloff film). Ketika band ini menemukan diri mereka menjadi bingung dengan
band lokal lain yang disebut Bumi, mereka mengadopsi judul lagu sebagai nama
baru mereka.
Awalnya, mereka mulai sebagai dipengaruhi blues-grup musik
hard rock, tetapi ketika mereka berkembang mereka menambahkan lebih banyak
rakyat Eropa gothic berkembang unsur-unsur dan suara mereka, suara yang tidak
seperti kelompok lain selama waktu mereka. Lirik mereka berurusan dengan
isu-isu yang lebih gelap daripada batu paling konvensional juga.
Yang baru bernama Black Sabbath mengadopsi tema lirik lebih
gelap, dan yang lebih lambat, mengancam gaya - elemen penting dalam genre yang
kemudian dikenal sebagai logam berat, sering peringkat di atas Led Zeppelin,
Deep Purple dan Judas Priest dalam dan pengaruh penting dalam genre.
Meskipun Blue Cheer, Led Zeppelin, Cream, dan Deep Purple
mungkin mempunyai pengaruh yang mendalam tentang munculnya hard rock dan musik
heavy metal, Black Sabbath dianggap menjadi yang pertama benar band heavy
metal.
Grup menemukan suara tanda tangan hampir kebetulan. Setelah
melihat film horor, Geezer Butler (dan bukan Ozzy, sebagaimana banyak orang
percaya) dilaporkan berkata kepada yang lain dari band, "Kalau orang
membayar untuk melihat film-film menakutkan, mengapa tidak mereka membayar
untuk mendengarkan musik menakutkan?" Band mulai menulis sengaja gelap,
menakutkan riff dalam upaya untuk menjadi jawaban musik film horor.
Heavy Metal
Heavy metal adalah sebuah aliran musik rock yang berkembang
pada 1970-an, dengan akar dari blues rock dan psychedelic rock. Aliran musik
ini ditandai dengan distorsi Gitar yang sangat kuat, solo gitar panjang,
ketukan cepat, baik disemua instrumentasi alat musiknya. Lirik heavy metal pada
umumnya berkaitan dengan maskulinitas dan kejantanan.
Sejarah perkembangan musik Metal
Nama Heavy metal digagas oleh band Hard rock tahun 1960'an,
Steppenwolf, dalam lagu mereka yang berjudul Born To Be Wild (terdapat di baris
kedua bait kedua). "I like smoke and lightning Heavy metal thunder Racin'
with the wind And the feelin' that I'm under". Istilah tersebut belum
dipakai secara tepat hingga pada tahun 1970, ketika Black Sabbath merilis debut
album mereka yang berjudul "Black Sabbath". Dari tahun 1960-an atau
bisa disebut masa Blues rock dengan contoh band seperti Led Zeppelin, AC/DC.
Classic metal disekitar 60'an sampai 70'an atau disebut dengan masa Classic
rock dengan contoh band seperti Black Sabbath, Blue Oyster Cult, Deep Purple,
Alice Cooper. Permainan musik Classic metal dikendalikan oleh riff yang lebih
bersifat Blues.
Evolusi musik
Berikut merupakan evolusi musik metal berdasarkan kronologis
tahun, yaitu:
70'an
Heavy Metal pada awal 70'an dipelopori oleh band-band
seperti Led Zepplin, Black Sabbath, dan Deep Purple. Heavy Metal pada era
tersebut masih dipengaruhi oleh elemen Blues yang kental. Judas Priest kemudian
mengembangkan genre ini dengan menghilangkan unsur blues dan lebih mengandalkan
distorsi, beat yang lebih cepat, dan harmoni. Pada akhir 70'an muncul New Wave
oF British Heavy Metal yang lebih sering disingkat (NWOBHM), dengan pelopornya
adalah Motorhead. NWOBHM menggabungkan aliran Punk dan Heavy Metal. Contoh
band-band NWOBHM lainya adalah Iron Maiden, Saxon, Venom, Diamond Head, dan
lain lain.
Awal 80'an
Awal era 80'an dipelopori oleh band-band NWOBHM seperti
Motörhead, Iron Maiden, Venom dan Diamond Head. Heavy Metal akhirnya bercampur
dengen musik Pop dan memunculkan genre yang disebut Glam metal. Glam metal
berhasil menerobos daftar musik papan atas, yang menyebabkan Heavy metal lebih
cepat tersebar di seluruh dunia.
Zakk Wylde
Zakk Wylde (lahir Jeffrey Phillip Wielandt, 14 Januari
1967), adalah musisi Amerika, penulis lagu, multi-instrumentalis dan aktor
sesekali yang dikenal sebagai mantan gitaris Ozzy Osbourne, dan pendiri band
heavy metal Black Label Society. Desain tanda signature bulls-eye muncul di
banyak gitar dan secara luas diakui. Dia adalah gitaris dan vokalis di
Kebanggaan & Glory, yang merilis satu album self-titled pada tahun 1994
sebelum bubar. Sebagai artis solo ia merilis Book of Shadows pada tahun 1996.
"Zakk Wylde" salah satu gitaris metal asal Amerika
yang banyak menginspirasi gitaris-gitaris metal di generasi berikutnya, Zakk
Wylde sendiri mulai terkenal semenjak menjadi gitaris "Ozzy
Osbourne", Zakk juga pernah membentuk band pertamanya "Stone
Henge"pada tahun 1984, dan bersama band ini ia memainkan lagu-lagu dari
"Black Sabbath, Judas Priest, dan Rush"
Bersama band ini juga ia pernah tampil dalam event Stone
Pony yang sebelumnya telah berhasil mengangkat nama "Bruce Springsteen dan
Bon Jovi". Tiga tahun kemudian ia melihat di acara televisi
bahwa"Ozzy Osbourne" sedang mencari seorang gitaris yang belum
populer untuk dijadikan gitarisnya. Zakk sangat tertarik, namun ia merasa
mendampingi Ozzy dan menggantikan"Randy Rhoads atau Jake E. Lee"
hanya merupakan sebuah fantasi saja, setelah mengirimkan demo permainan
gitarnya dan melalui sebuah proses audisi akhirnya sang godfather Heavy Metal
"Ozzy Osbourne"tersebut langsung tertarik dengan Zakk. Ia segera
menarik Zakk sebagai lead gitarisnya menggantikan gitaris-gitaris terdahulunya
yaitu Randy Rhoads dan Jake E. Lee yang juga merupakan gitaris idola Zakk
sendiri, dan di tahun itu juga Zakk langsung masuk ke dapur rekaman untuk
rekaman album "Ozzy Osbourne, No Rest for The Wicked"
Popularitas Zakk Wylde terus menanjak dan dikenal banyak
orang, dengan cepat Zakk pun menjadi idola-idola pendengar musik-musik heavy
metal khususnya di Amerika, dia juga ikut hadir dalam acara "Moscow Peace
Festival" yang turut pula menghadirkan band-band papan atas sekelas
"Skid Row, Motley Crue, Bon Jovi, dan Scorpions", Dua tahun kemudian
Zakk kembali masuk dapur rekaman untuk menyelesaikan album "No More
Tears", berbagai kalangan banyak yang menilai album ini merupakan album
terbaik Zakk bersama Ozzy Osbourne. Ia menampilkan permainan solo terbaik di lagu
"Mr. Tinkertrain dan Mama, I'm Coming Home", disini juga gaya dan
style permainan Zakk mengalami cukup banyak perubahan daripada album "No
More Tears" yang masih cukup banyak pengaruh Randy Rhoads.
Tahun 1992, Zakk membentuk band bernama "Lynird Skinhead"
Band ini memainkan lagu-lagu "Lynyrd Skynyrd, The Allman Bros, ZZ Top, dan
Mountain"dan beberapa lagu-lagu klasik rock lainnya, sementara berbicara
tentang lagu "War Pig", lagu ini merupakan salah satu lagu bergenre
heavy metal yang ada dalam album kedua Black Sabbath berjudul
"Paranoid"
Album “Paranoid” merupakan album yang paling berpengaruh
pada genre Heavy Metal dan paling menginspirasi musisi lainnya. Album ini
mencatat penjualan 4 juta copy (untuk kawasan Amerika saja) sehingga mendapat
Quadruple Platinum. Album yang dibuat di Island Studios di London ini adalah
album Black Sabbath dengan penjualan terbanyak dibandingkan album – album
lainnya. Tema yang diangkat dalam album ini adalah mengenai perang, sakit
kejiwaan, penyalahgunaan obat – obatan terlarang, serta horror sci-fi. Lirik
track pembuka album “paranoid” mengenai Perang Vietnam dan Perang Dingin,
sehingga membuat lagu ini sebagai protest song yang menggambarkan situasi di
masa itu. Sedangkan “Electric Funeral” menggambarkan dampak yang diakibatkan
oleh penggunaan nuklir dalam peperangan. Dari segi musik, lagu pembuka “War
Pigs” mempunyai beat yang cukup lambat pada awalnya,track ini tidak dapat
memberikan gambaran keseluruhan musik dalam album ini. Tetapi “War Pigs”
menjadi inspirasi tersendiri bagi perintis genre Doom Metal hingga sekarang
ini.
Sumber
http://en.wikipedia.org/wiki/Zakk_Wylde
https://cluciety.com/Social/clugitarisid/Thread/123098
Langganan:
Postingan (Atom)





