Kamis, 27 Desember 2012

Manusia dan Keindahan



KEINDAHAN

Keindahan berasal dari kata indah, keindahan sesuatu yang memberi kita rasa senang dan nyaman saat melihatnya. Dalam kamus besar Indonesia keindahan dapat diartikan sebagai keadaan yang enak dipandang,cantik,bagus benar dan elok. Keindahan dipelajari sebagai bagian dari estetika ,sosiologi,psikologi,dan budaya. Sebenarnya sulit bagi kita untuk menyatakan apakah keindahan itu. Keindahan itu suatu konsep abstrak yang tidak dapat dinikmati karena tidak jelas. Keindahan itu baru jelas jika telah dihubungkan dengan sesuatu yang berwujud atau suatu karya. Dengan kata lain keindahan itu baru dapat dinikmati dan keindahan itu dapat dirasakan,seperti contoh keindahan ketika merasakan angin yang berhembus. Sedangkan keindahan sebagai sebuah benda tertentu yang indah adalah kebalikan dari Keindahan dalam suatu kualitas yang abstrak, dimana keindahan itu dapat dirasakan, dilihat maupun dapat dikenang selama kita mengingatnya.

RENUNGAN

Renungan berasal dari kata renung; artinya diam-diam memikirkan sesuatu, atau memikirkan sesuatu dengan dalam-dalam. Renungan adalah hasil merenung. Dalam merenung untuk menciptakan seni ada beberapa teori antara lain : 

1. Teori Pengungkapan.
Dalil teori ini adalah ‘art is an expression of human feeling’.
Tokoh: Benedeto Croce, Leo Tolstoi.

2. Teori Metafisik.
Orang yang menggunakan firasat sebagai dasar merenung. Tokohnya : Plato dan Arthur Schopenhauer (1788-1860)

3. Teori Psikologis.
Penciptaan seni didasarkan pada kejiwaan. Suatu teori lain tentang sumber seni adalah teori permainan (dikembangkan oleh Freedrick Schiller 1757- 1805 dan Herbert Spencer 1820 - 1903) dan teori penandaan.

KESERASIAN

Keserasian berasal dari kata serasi dan dari kata rasi, artinya cocok, kena benar, dan sesuai benar.

a. Teori Objektif dan Teori Subjektif
The Liang Gie dalam bukunya garis besar estetika menjelaskan bahwa dalam menciptakan seni ada 2 teori yaitu :

1. Teori objektif berpendapat bahwa keindahan atau ciri-ciri yang mencipta nilai estetik adalah sifat (kualitas) yang memang benar melekat dalam bentuk indah yang bersangkutan, terlepas dari orang yang mengamatinya. Pendukung teori objektif adalah Plato, Hegel dan Bernard Bocanquat.

2. Teori subjektif menyatakan bahwa ciri-ciri yang menciptakan keindahan suatu benda itu tidak ada, yang ada hanya perasaan dalam diri seseorang yang mengamati sesuatu benda. Pendukung teori subjektif adalah Henry Home, Earlof Shaffesbury dan Edmund Burke.

b. Teori Perimbangan
Teori perimbangan tentang keindahan dari bangsa Yunani Kuno dahulu dipahami pula dalam arti yang lebih terbatas yakni secara kualitatif yang diungkapkan dengan angka-angka.

Sumber :

 

Rabu, 19 Desember 2012

Manusia dan Cinta Kasih



Manusia dan Cinta Kasih


Cinta adalah perasaan yang mucul dari dalam hati tidak melihat waktu dan usia suatu asa untuk menyayangi dan memiliki ,seperti perasaan cint ibu kepada anaknya. Cinta yang tulus akan menimbulkan nilai kejiwaaan yang selalu tulus dan berserah. Pengertian cinta juga dikemukakan oleh Dr. Sarilto W. Sarwono beliau mengatakan bahwa cinta memiliki tiga unsur yaitu keterikatan,keintiman dan kemesraan.

Arti Cinta Kasih
Cinta kasih bersumber pada ungkapan perasaan yang dapat berupa tingkah laku dan pertimbangan dengan akal yang menimbulkan tanggung jawab. Dalam cinta kasih tersimpul rasa kasih dan sayang, cinta kasih disertai tanggung jawab yang menciptakan keserasian,keseimbangan,dan kedamaian antara sesama umat manusia.

Macam Cinta Kasih
a. Cinta kasih antar orang tua dan anak. Orang tua yang memperhatikan dan memenuhi kebutuha anaknya, berarti mempunyai rasa cinta kasih terhadap anak. Mereka selalu mengharapkan agar anaknya menjadi orang baik dan berguna dikemudian hari.
b. Cinta kasih antara pria dan wanita. Seseorang pria menaruh perhatian terhadap seorang gadis dengan perilaku baik, lemah lembut, sopan, apalagi memberikan seuntai mawar merah, berarti ia menaruh cinta kasih terhadap gadis itu.
c. Cinta kasih antara sesama manusia. Apabila seorang sahabat berkunjung ke rumah kawannya yang sedang sakit dan membawa obat kepadanya berarti bahwa sahabat itu menaruh cinta kasih terhadap kawannya yang sakit itu.
d.  Cinta kasih antara manusia dan Tuhan. Apabila seorang taat beribadah, menurut perintah Tuhan, dan menjauhi larangan-Nya, orang itu mempunyai cinta kasih kepada Tuhan penciptanya.
e.  Cinta kasih manusia terhadap lingkungannya. Apabila seseorang menciptakan taman yang indah, memelihara taman pekarangan, tidak menebang kayu di hutan seenaknya, menanam tanah gundul dengan teratur, tidak berburu hewan secara semena-mena atau dikatakan bahwa orang itu menaruh cinta kasih atau menyayangi lingkungan hidupnya.

Cinta Menurut agama
1. Cinta Kepada Allah Swt
Dalam pandangan agama atau kehidupan ini cinta yang pertama harus kita miliki ini ialah Cinta Kepada Allah SWT. dimana kita mencintainya dengan Selalu bersyukur, selalu Menjalankan Ibadahnya, serta mematuhi perintahnya dan menjauhi larangannya. kita sadari bahwa cinta yang Allah Berikan kepada kita adalah cinta dan kasih sayang yang sanagt besar , Allah Menciptakan kita sebagai manusia karna Manusia ialah Makhluk Sempurna yang Allah berikan.
2. Cinta Kepada Sesama Manusia
Dalam menjalankan hidup didunia ini, kita sadari bahwa kita hidup tidak hanya sendiri, kita membutuhkan orang lain . ada baiknya dalam menjalankan kehidupan ini kita dapat mencintai, memberikan kasih sayang kita kepada sesama Makhluk allah yaitu manusia. memiliki Perasaan Simpati, wujud kebersamaan, saling menghargai. semua ini dapat kita berikan kepada : Keluarga,Teman Teman,dan diri sendiri
3. Cinta Kepada Bumi
Allah menciptakan kehidupan didunia ini memiliki isinya pula, seperi Tumbuh-tumbuhan, alam jagat raya, serta keindahan-keindahan yang tak ternilai di Bumi ini. Mencintai Bumi ini berarti pula Mencintai apa yang Allah sudah berikan untuk kita dengan mensyukuri, dan selalu menjaga, melestarikan, serta merawat isi Bumi ini.
4. Cinta Kepada Kehidupan Yang Kita Jalani
Mencintai dengan mensyukuri kehidupan yang kita jalani ini,adalah cara Bagaimana kita juga Mencintai Allah SWT. menikmati perjalanan kehidupan yang kita jalani ini , walaupun terdapat banyak permasalah didalamnya. maksud dari Mencintai tersebut ialah rasa bagaimana kita terus berjuang, berusaha, terus rajin belajar dengan sungguh sungguh dalam kehidupan ini, Meraih Cita-cita Setinggi Mungkin, sehingga dapat merubah kehidupan agar bisa menjadi lebih baik lagi. Entah apa jadinya apabila kehidupan ini berjalan tanpa adanya rasa Cinta.

Kasih Sayang
Yang dimaksut kasih sayang disini bukan sekedar hubungan cinta atau asmara antara seorang lelaki dan perempuan saja namun lebih bersifat universal. Sehingga hal ini bisa terjadi terhadap sahabat,saudara,keluarga dll. Dan yang perlu di tekankan adalah rasa kasih sayang itu ikhlas dan tulus.

Kemesraan
Kemesraan berasal dari kata mesra yang berarti erat atau karib sehingga kemesraan berarti hal yang menggambarkan keadaan sangat erat. Kemesraan juga bersumber dari cinta kasih dan merupakan realisasi nyata. Kemesraan dapat diartikan sama dengan kekerabatan,keakraban yang dilandasi rasa cinta dan kasih.

Pemujaan
Pemujaan adalah salah satu manifestasi cinta manusia kepada Tuhannya yang diwujudkan dalam bentuk komunikasi ritual. Kecintaan manusia kepada Tuhan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia.Hal ini ialah karena pemujaan kepada Tuhan adalah inti , nilai dan makna kehidupan yang sebenarnya.

Belas Kasihan
Dalam cinta sesama ini dipergunakan istilah belas kasih, karena cinta disini bukan karena cakapnya, kayanya, cantiknya, pandainya, melainkan karena penderitaanya. Penderitaan ini mengandung arti luas. Mungkin tua, sakit-sakitan, yatim piatu, penyakit yang dideritanya,dan sebagainya. Perbuatan atau sifat menaruh belas kasihan adalah orang yang berakhlak, manusia mempunyai potensi untuk berbelas kasihan. Masalahnya sanggupkah ia menggugah potensi belas kasihnya itu. Bila orang itu tergugah hatinya maka berarti orang berbudi dan terpujilah oleh Allah.

Cinta Kasih Erotis
Cinta kasih kesaudaraan merupakan cinta kasih antara orang-orang yang sama-sama sebanding, sedangkan cinta kasih ibu merupakan cinta kasih terhadap orang-orang yang lemah tanpa daya. Walaupun terdapat perbedaan besar antara kedua jenis tersebut, Kedua-duanya mempunyai kesamaan bahwa pada hakekatnya cinta kasih tidak terbatas kepada seseorang saja. Berlawan dengan kedua jenis cinta kasih tersebut ialah cinta kasih erotis, yaitu kehausan akan penyatuan akan penyatuan yang sempurna, akan penyatuan dengan seseorang. Pada hakekatnya cinta kasih tersebut bersifat bersifat ekslusif, bukan universal, dan juga barangkali merupakan bentuk cinta kasih yang paling tidak dapat dipercaya.

Sumber:

Konsep Ilmu Budaya Dasar Dalam Kesusastraan



Pendekatan kesustraan
Ilmu budaya dasar kali ini berkaitan dengan budaya didalam keseharian dan budaya bangsa. Istilahnya Humanities yang berasal dari bahasa latin yaitu, manusiawi, berbudaya, dan halus. sangat baik jika kita mendapatkan ciri dari manusia yang baik dalam bermasyarakat. Istilah Humanities berkaitan dengan cabang-cabang ilmu lainnya seperti filsafat, teologi, seni, dan cabang-cabangnya termasuk satra, sejarah, cerita rakyat, dll. Dari semua itu intinya adalah mempelajari masalah manusia dan kebudayaan.

Ilmu budaya dasar yang dihubungkan dengan prosa
Prosa yaitu rekaan cerita yang diartikan sebagai bentuk cerita yang mempunyai pameran,lakuan,peristiwa, dan alur yang dihasilkan oleh daya hayal atau imanjinasi.dalam kesusastraan kita mengenal jenis prosa lama dan prosa baru.

Prosa lama meliputi : dongeng,hikayat,sejarah.
Prosa baru meliputi : kisah,cerpen,novel,biografi,otobiografi.

Nilai nilai dalam prosa fiksi
Prosa fiksi adalah prosa yang mempunyai nilai nilai yang diperoleh pembaca lewat sastra, nilai nilai prosa fiksi antara lain:
1.      memberikan wawasan.
2.      memberikan inforrmasi.
3.      memberikan kesenangan.
4.      memberikan warisan budaya.

Ilmu Budaya Dasar yang Dihubungkan Dengan Puisi
Puisi adalah ekspresi jiwa penyair mengenai kehidupan nya yang ditulis dengan bahasa yang artisti, yang dipadu secara utuh dan pemadatan kata.

Kreativitas penyair dalam membangun puisinya dengan menggunakan :
1.    Figur bahasa.
2.    Kata kata yang bermakna ganda.
3.    Kata kata berjiwa.
4.     Kata kata yang sudah diberi nilai-nilai,rasa,dan asosiasi asosiasi tertentu.

Sumber:
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/03/konsepsi-ilmu-budaya-dasar-dalam-kesusastraan-4/